Kamis, 26 Februari 2009

Anda adalah arsitek kesuksesan masa depan anda sendiri


Pada dekade sekarang ini kesenjangan antara kaum kaya dan kaum miskin cukup lebar sehingga menyebabkan banyak persoalan dan kesulitan.

Sebagian politisi di manapun negara yang memiliki persoalan yang sama sangat serius mengusung program dengan berusaha agar masyarakat di negeri itu mendapatkan pekerjaan (memberantas pengangguran) dengan gaji yang lebih baik (memberantas kemiskinan).

Persoalan sekarang ini tidak sekedar memberantas pengangguran dan memberantas kemiskinan tapi ... krisis global telah memporak porandakan sebuah keinginan besar yang belum tercapai bahkan ... PHK terjadi dimana-mana. (sungguh di dunia ini tidak ada jenis pekerjaan yang aman dan nyaman sama sekali)

Jika anda (seumpama) seorang arsitek bangunan ... untuk memulai membuat sebuah rumah yang perlu anda lakukan adalah membuat perencanaan sebagus apakah bentuk rumah yang akan anda buat, berapa ukurannya, bagaimana model dan tata letak (denah) ... dari situlah anda menghitung kebutuhan bahan, tenaga ... sehingga ketemu biaya (anggaran) yang dibutuhkan.

Ketika orang yang sama ingin merencanakan masa depan, sebagian besar orang tidak tahu dari mana, dimana, bagaimana dan kapan harus memulainya. Dari situlah kebanyakan orang sering menggantungkan nasibnya pada orang lain, pada kebijakan orang yang mempekerjakan dirinya ... jika gaji dianggap tidak layak maka rame-rame mengadu kepada ... pengambil kebijakan (Pemerintah atau Anggota Dewan yang terhormat). ( sungguh ... sekali lagi di dunia ini tidak ada jenis pekerjaan yang aman dan nyaman sama sekali).

Terus bagaimana caranya? ... disamping bersandar pada kebijakan pemberi pekerjaan atau pemerintah ... sebaiknya anda harus merencanakan masa depan Anda sendiri ... ya, karena Anda adalah arsitek kesuksesan masa depan Anda sendiri.

Bagaimana kongkretnya merencanakan masa depan itu, yaitu anda harus tahu persis apa yang anda kehendaki, jika bisnis ... seperti apa bisnisnya (misal bisnis Internet, bisnis ternak sapi dan lain sebagainya), baru anda menyusun rencana.

Nah ... jika anda sudah tahu apa persisnya yang anda ingin kan maka matangkan dan mantapkan, dan jika hasil kajiannya menyatakan “OK, GO”, bergegaslah melaksanakannya ... jangan tunggu kelewat lama.

Kiranya sekian dulu tulisan saya kali ini dan pesan moral dari tulisan saya diatas adalah bahwa ... Anda adalah arsitek kesuksesan masa depan Anda sendiri ... kesuksesan anda akan lebih mudah, lebih cepat apabila anda mampu mendesain masa depan anda, membuat rencana ... dan action.

Salam sukses
ENDRO SUNOTO. SP

Sabtu, 21 Februari 2009

Sesuatu yang tidak mungkin bisa jadi mungkin




Seperti biasa setiap kali ada pelatihan petani saya berusaha menampilkan permainan untuk motivasi. Kali ini saya mengangkat tema tentang kemungkinan dari sesuatu yang dianggap oleh sementara orang tidak mungkin atau hal yang mustahil.

Saya bagikan kertas HVS kepada bapak-bapak petani peserta pelatihan masing-masing satu lembar. Tugas dari peserta adalah membuat lubang pada selembar kertas itu yang besarnya dapat dimasuki tubuh pembuatnya dari atas kepala hingga masuk kebadan dan keluar lewat kaki. Tidak boleh menggunakan bahan tambahan seperti lem, staples dan lain-lain. (Jika anda penasaran anda bisa membuat he.. he... he.... )

Tugas ini amat jelas, sangat sederhana ... maka mulailah permainan ini saya kasih waktu 5 menit.

Hingga waktu selesai banyak yang belum melaksanakan tugas yang sangat sederhana ini, ada yang membuat lubang tetapi tidak muat untuk dimasuki tubuh pembuatnya. Bahkan ada yang komentar "tidak mungkin bisa".

Akhirnya saya memberi contoh ... tidak sampai 5 menit udah jadi.
Nah ... contoh ini agar ditiru oleh semua peserta. Hasilnya semua bisa membuat, hanya bedanya adalah tingkat kerapian tugas, besarnya lubang, waktu yang dibutuhkan.

Cerita diatas hanyalah sekedar sebuah contoh yang sangat sederhana dimana saya ingin menyampaikan sebuah pesan moral dari permainan ini.

Inilah pesan yang saya sampaikan ... dan anda dapat menambahi untuk menambah khasanah sebuah ilmu motivasi.

þ Sesuatu yang kita pandang tidak mungkin bisa menjadi mungkin.

þ Jika itu mungkin dapat dilakukakan oleh orang lain, maka itu juga mungkin kita lakukan dengan cara meniru. Sepanjang meniru tidak dilarang maka iklaskan diri anda untuk meniru orang-orang yang berhasil.

þ Memang meniru itu tidak mesti sama dengan yang ditiru seperti kwalitas, ukuran, kemampuan dan lain-lain tapi bagi kita yang selalu tumbuh selalu berusaha menyempurnakan, bahkan bisa melebihi kwalitas yang ditiru.

Inti pokok dari pesan moral ini adalah ... didunia ini serba mungkin dan meniru orang yang berhasil adalah baik adanya. Yang dilarang adalah memalsukan maka jangan dilakukan.
Sekarang pertanyaan-nya ... mungkinkah anda menghasilkan uang lewat Internet?
Kalau saya bukan mungkin lagi ... tapi telah terbukti saya menghasilkan uang dari blog yang sangat-sangat-sangat sederhana ini.

Salam Sukses
ENDRO SUNOTO, SP

Sabtu, 14 Februari 2009

Hutang baik vs hutang jelek


Pada hari kamis tanggal 29 Januari 2009 kemarin saya terpaksa hutang senilai dua juta rupiah. Pada hari itu saya ke pasar hewan Limpung Kabupaten Batang untuk membeli sapi, dari rumah saya membawa uang Rp 12.000.000,-. Saya akan membeli dua ekor sapi dengan nilai masing-masing enam juta tapi, ... sapi yang saya maksud tidak ada yang cocok karena hari itu harga sapi masih tinggi.

Banyak sapi di pasar namun bukan pilihan saya untuk saya pelihara karena selain penampilan bagus dengan bentuk tulang yang besar, tinggi, panjang juga sehat dan dari keturunan sapi yang baik (Simental). Saya sabar menunggu untuk mendapatkan dua ekor sapi dengan harga yang layak hingga menjelang sore hari ... dan akhirnya saya memperoleh sapi dengan harga yang layak yaitu 1 ekor seharga Rp 6.700.000,- dan 1 ekor lagi seharga Rp 7.150.000,- untuk angkutan sampai rumah petani penggaduh @ Rp 75.000,- (2 ekor = Rp 150.000,-) untuk makan minum Rp 25.000,- jadi total pengeluaran = Rp 14.025.000,-

Untung sebelum membayar saya ketemu pedagang sapi tetangga, dengan mengutarakan niat saya, ... pada hari itu juga saya dapat pinjaman sebesar Rp 2.000.000,-
Sapi dibawa pulang dengan dikawal petani penggaduh dan saya pulang ke rumah naik sepeda motor.

Dalam perjalanan pulang ban sepeda bocor, celakanya ban dalam sepeda saya tidak sekedar bocor tapi robek ... maka terpaksa mengganti, celakanya lagi uang saya di dompet tinggal Rp 20.000,- (sebagai uang lain-lain). Saya segera berfikir keras untuk mendapatkan solusi karena mengganti ban dalam dengan ukuran ring 19 nilainya Rp 30.000,- dan biaya bengkel Rp 5.000,-

Sepeda saya parkir di bengkel dan saya menemuhi teman sekitar 300 m dari bengkel. Saya dikasih pinjaman Rp 50.000,- (waktu mengulurkan uang sambil bertanya “ ban yang bocor ukuran ring berapa?”) ring 19 mbah (Mbah Mulyono pensiunan Penyuluh Kehutanan). ... oh ring 19 (ukuran sepeda trial) di sini tidak ada yang jual, sudah sepeda ditinggal saja dan kamu bawa sepeda saya (Supra X), akhirnya saya pulang.

Sebetulnya dirumah petani penggaduh saya mendapatkan rejeki besar karena dua ekor sapi yang saya beli bulan Juli 2008 telah melahirkan anak berupa satu ekor jantan simental super dan satu ekor betina keturunan simental. Karena saya suka berbisnis maka saya belum puas jika jumlah ternak saya belum banyak ... sehingga terpaksa hutang demi menambah aset produktif.

Kisah diatas sebetulnya saya ingin memberi gambaran saja bagaimana sebetulnya seseorang terlibat dalam hutang. Ada yang mengatakan orang hutang itu baik dan ada yang mengatakan hutang itu jelek.

Hutang memang bisa dianggap baik jika hutang merupakan arus kas untuk menambah modal (aset produktif) seperti membeli barang dagangan, membeli rumah untuk di sewakan (kos-kosan), membeli mobil untuk usaha jasa angkutan dll. (hutang harus dengan perhitungan).

Hutang dianggap jelek jika hutang tersebut menambah beban seperti menambah jumlah sepeda motor walau sebetulnya tidak terlalu penting (nilai sepeda motor akan turun setelah dibeli), hutang untuk membuat rumah yang bagus (kalau sudah punya rumah walau sederhana kita bisa bersabar dengan memperbaiki dari hasil tabungan) dll.

Inti dari tulisan saya ini adalah anda boleh hutang jika untuk tumbuh kembang nya usaha. Seberapa cepat tumbuh kembangnya usaha tidak masalah, ... yang menjadi masalah adalah jika usaha anda tidak tumbuh.

Salam sukses
Endro Sunoto, SP