Senin, 03 November 2008

Mendulang Uang ala Safir Senduk

Suatu hari saya ikut layanan motifasi yang dipandu oleh Safir Senduk. Ya saya memang sangat membutuhkan motifasi untuk mencambuk diri saya. Saya pikir hidup itu perlu sederhana, ternyata tidak. Hidup itu harus kuat, tabah, ulet, trampil, berusaha keras, bekerja cerdas, dll. Nah dari sinilah saya mencari inspirasi ... ala Safir Senduk. Silahkan disimak! mungkin ada yang cocok buat anda.

Kalau dulu banyak bisnis yang jual komoditi, sekarang pilih bisnis yang jual knowledge (konsultan misalnya). bisnis ini akan terus naik dan berharga mahal.

Tak semua usaha butuh rekening giro, acap kali usaha kita tak butuh transaksi pembayaran dengan cek dan giro atau semacam itu. Buka rekening tabungan.

Tahun 2008 baru saja mulai, tapi gejala inflasi tinggi mulai terlihat dengan naiknya harga-harga sembakao. Atur pengeluaran dengan bijak karena penghasilan belum tentu naik.

Sering travelling ke luar negeri? pertimbangkan punya kartu amex. Hingga kini inilah kartu pembayaran terbaik untuk traveling dibanding visa dan master.

Beli Emas batangan di toko emas umumnya lebih mahal dibanding langsung datang ke aneka tambang. kalau tidak buru2 beli langsung di antam.

Salah satu pertimbangan penting dalam memilih lokasi usaha yang tepat adalah dengan memilih tempat/kota yg jumlah penduduknya terus bertambah secara signifikan.

Banyak orang ke Singapura untuk belanja. banyak uang terbuang percuma hanya karena kita kebetulan sedang ke singapura dan sayang kalau tak belanja. HINDARI INI.

Ketika belajar investasi tidak wajib untuk pelajari semua produk keuangan di dunia karena sekarang banyak produk yg sudah bisa memberikan hasil investasi tinggi. Saham contohnya.

Pecah uang anda minimal ke dua bagian: 1. untuk disimpan, 2. untuk di investasikan. jangan hanya punya salah satunya.

Ortu anda akan pensiun? pertimbangkan untuk mereka punya ORI. Pendapatan tetap yang diberikan ORI bisa jadi cukup untuk membayar pengeluaran pensiun mereka.

4 Komponen penting dalam keuangan keluarga : penghasilan, pengeluaran, harta konsumtif dan harta produktif. Camkan bahwa yang terakhirlah yang terpenting.

Jangan lagi pindah-pindah kerja semata untuk kejar penghasilan lebih tinggi. Yang terpenting agar anda bisa sejahtera adalah jumlah harta produktif anda, bukan penghasilan anda.

Bingung milih antara usaha besar ato usaha kecil sama dengan milih duren atau pisang. Duren lebih mahal tapi makan lebih enak, lebih sering ketipu dan lebih susah membukanya.

Anda baru di PHK dan dapat pesangon? silakan belanjakan, tapi maksimal 25 %. Sisanya diinvestasikan. prioritas pertama adalah didepositokan.

Tertarik investasi di batu permata? ada 4 C yang harus dipertimbangkan Carat (karat), Clarity (kejernihan), Color (warna), Cutting (potongan).

Jika anda ke mal, semua sudut akan membujuk anda membeli, jangan membeli jika anda tidak membutuhkan. Ini prinsip dasar jika anda datang ke mal.

Mau kirim uang ke luar negeri? jika tidak keburu-buru pakai transfer bank biasa. lebih aman dibanding jasa pengiriman uang seperti money gram atau western union.

Punya uang lebih sebesar Rp 20-25 juta? buka rekening diperusahaan pialang saham. anda akan kaget begitu tahu betapa menariknya berinvestasi di saham.

Makanan, barang elektronik dan busana merupakan 3 jualan yang laku di mal. Jika anda jual salah satunya, jual bentuk yg berbeda (makanan yng belum pernah dijual pihak lain)

2 komentar: